Butuh Perhatian Pemerintah, Peternak Sapi di Tolo Minta kepada Bupati Jangan Cuma Pertanian Saja yang Diangkat-angkat

Butuh Perhatian Pemerintah, Peternak Sapi di Tolo Minta kepada Bupati Jangan Cuma Pertanian Saja yang Diangkat-angkat
Nasir salah seorang petani peternak sapi di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan/Syamsir.

JENEPONTO, - Salah seorang petani peternak sapi, Nasir, di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara meminta kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Jeneponto agar memperhatikan para petani peternak sapi yang ada di Kabupaten Jeneponto. Jangan cuma Pertanian saja yang sering diangkat di permukaan.

"Saya minta kepada Bupati Jeneponto perhatikan juga peternak jangan cuma pertanian saja yang diangkat-angkat namanya, " ungkap Nasir kepada Indonesiasatu.co.id, Kamis (23/09/2021).

Menurut Nasir yang juga selaku Ketua Kelompok ternak sapi di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara itu, mengaku bahwa selama dua periode masa kepemimpinan Bupati Jeneponto tidak pernah sama sekali menyentuh peternak sapi. Melainkan, Dinas Pertanian saja yang disebut-sebut namanya.

Olehnya itu, dia berharap agar kiranya pemerintah turjun langsung kemasyarakatnya untuk melihat langsung kondisi para peternak. Khusus bagi petani peternak sapi. 

"Saya berharap kepada pemerintah tolonglah sering-sering turun ke masyarakat paling tidak sekali sebulan melihat langsung kondisi peternak, jangan cuma pertanian saja, " sindirnya lagi.

Ia juga meminta kepada Bupati Jeneponto agar para peternak sapi difasilitasi minimal pengadaan bibit dan kandang sapi. Diakuinya bahwa khusus untuk masyarakat tolo di Kecamatan Kelara ini tidak pernah dapat perhatian serius dari pemerintah. 

Untung saja beber Nasir ada petugas Inseminator dari Dinas Peternakan Kabupaten Jeneponto yang mau bekerjasama dengan para peternak sapi selama kurang lebih 6 tahun terakhir ini. 

"Alhamdulillah selama kita bekerjasama dengan inseminator dari Dinas Peternakan Jeneponto pembibitan sapi di Kelurahan Tolo ini dan Kecamatan Rumbia sampai ke ujung sana perkembangan sapi cukup tumbuh dengan singnifikan, " bebernya.

Dia berpendapat dengan adanya kerjasama antara peternak sapi dengan petugas Inseminator yang melakukan inseminasi buatan (IB) lewat perkawinan silang antara sapi bali dan sapi limosing hasilnya cukup dinikmati oleh masyarakat kelara karena bibitnya mahal. 

"Kalau hanya sapi biasa dari hasil perkawinan alam harganya relatif murah ketimbang bibit sapi yang melalui perkawinan silang (buatan) harganya mahal, " kata Nasir. 

"Kalau sapi biasa yang usianya baru 1 tahun harganya paling cuma 3-4 jutaan, sedangkan kalau sapi bibit diusia 6 bulan saja sudah diminta 6 juta rupiah. Dan kalau usianya 1 tahun itu harganya 10 jutaan. Nah inilah kelebihan sapi bibit, " sambunya.

Penulis: Syamsir.

Editor: Cq.

JENEPONTO SULSEL
Syamsir

Syamsir

Previous Article

Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal...

Next Article

Diskominfo Jeneponto Gelar Rapat Perubahan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 1789

Registered: May 25, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 2829

Registered: May 23, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 40

Postingan Tahun ini: 701

Registered: Nov 23, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 38

Postingan Tahun ini: 82

Registered: Aug 19, 2021

Profle

Iswan Dukomalamo verified

Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Bus Manggarai Indah Trayek Maumere-Ruteng Tertimpa Pohon di Boawae Lima Penumpang Dilarikan ke Puskesmas
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi

Follow Us

Recommended Posts

Monsun Asia Terjang Barru, Plt. Kepala BPBD Beberkan Strateginya
Barru Banjir, Bantuan Pribadi Mulai Mengalir di Posko Induk
Barru Banjir, Bantuan Pribadi Mulai Mengalir di Posko Induk
Tim Sapu Jagat Siaga Bencana Tanete Rilau Kerja Bakti Bongkar 3 Rumah di Desa Paopao
Sekda Barru Tinjau Langsung Sejumlah Titik Bencana, Ini Harapannya !