Ingin Dioperasi Tapi Terkendala e-KTP, Helmia Akui Capil Jeneponto Sangat Membantu Masyarakat

Ingin Dioperasi Tapi Terkendala e-KTP, Helmia Akui Capil Jeneponto Sangat Membantu Masyarakat
Helmia suadara kandung Agus (pasien) warga Kambutta Beru, Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto/Syamsir.

JENEPONTO, - Itulah yang diungkapkan oleh Helmia yang merupakan suadara kandung Agus (pasien) warga Kambutta Beru, Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto.

Saat ini, Agus sementara menjalani perawatan medis disalah satu Puskemas terdakat di Kecamatan Rumbia Jeneponto.

Penyakit yang diderita Agus, yaitu usus buntu kini kembali melawannya antara mati dan hidup setelah dioperasi 2 tahun lalu. Dokter juga nyatakan terdapat  tumor di dalam tubuhnya.

Agus kemudian di sarankan oleh pihak Puskemas Loka agar segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto untuk perawatan lebih lanjut. Cuma terkendala KTP.

"Ia pak rencananya itu kakakku mau di rujuk, tapi pihak puskesmas minta KTP dan Agus tidak ada KTPnya, " ucap Helmi. 

"Kalau KIS-nya ada ji pak cuma tidak sinkrongki lagi nomor NIKnya dengan yang di KK, " sambung Helmi kepada Indonesiasatu.co.id, Sabtu (16/10/2021).

Hal itulah yang membuat Helmia kebingungan dan baginya itu sangat sulit. Sebab, hari Sabtu pelayanan di kantor Capil otomatis tertutup, sementara Agus harus segera di rujuk dihari yang bersamaan.

Namun rupanya, hal sulit itu tak seperti yang Helmi duga, setelah ia menghubungi pihak Capil dengan kondisi yang dialaminya Kepala Bidang Pendaftaran Kependudukan Dukcapil Jeneponto, Hj Isnawati langsung sikapi.

"Alhamdulillah pak, tanpa pikir banyak Bu Haji itu langsung na telephone operatornya kemudian dicetakan KTPnya kakakku cuma 15 menit sudah jadi KTPnya pak, " ungkap Hellmi.

"Terimakasih banyak kepada pihak capil yang sudah membantu menyelesaikan masalah kami yang menurut saya susah dan membingungkan. Luar biasa pelayanan Capil sangat membantu masyarakat pak" Helmi akui.

Helmi juga mengaku dirinya sangat terbantu atas pelayanan yang diberikan Capil Jeneponto kepadanya.

Helmia yang merupakan anak ke 4 dari 6 bersaudara itu, juga menceritakan tentang kehidupan rumah tangganya.

"Saya terlahir dari keluarga sederhana, kami sekarang hanya punya ibu dan tidak punya ayah. Ayah meninggalkan kami sejak 15 tahun lalu dan dihidupi seorang ibu saja sampai sekarang. Ibu juga diangnosa penyakit diabetes, dokter bilang penyakit seumur hidup, " cerita Helmi.

"Kami selalu diuji Allah dengan cobaan berganti-gantian, kadang baru sembuh anak ketiga beberapa minggu atau bulan ada lagi yang sakit diantara kami, " tambah Helmi.

Dan kali ini tutur Helmi, kakaknya lagi yang bernama Agus yang merupakan anak ke 2 dari 6 bersaudara rencana mau dioperasi di rumah sakit Lanto Daeng Pasewang. Saat ini Agus pun sangat sulit menelan makanan karena merasa ada yang tersumbat di dalam tubuhnya dan tak mampu menahan rasa sakit.

"Ia Agus rencana mau dioperasi di rumah sakit lanto, karna kalau di rujuk ke rumah sakit Anwar Makkatutu Bantaeng, kami tak sanggup kerena biaya, kami satu keluarga tidak mampu pak, " tutup Helmi terlihat terpukul.

Penulis: Syamsir

Editor: Cq

JENEPONTO SULSEL
Syamsir

Syamsir

Previous Article

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia, Bupati...

Next Article

Ketua IDI Sulselbar Lantik 58 Pengurus IDI...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 2828

Registered: May 23, 2021

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 59

Postingan Tahun ini: 1787

Registered: May 25, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 40

Postingan Tahun ini: 701

Registered: Nov 23, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 78

Registered: Aug 19, 2021

Profle

Iswan Dukomalamo verified

Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi
Tingkatkan Herd Immunity, Ini Yang Dilakukan Dokpol Mabes  Polri di Kota Tidore Kepulauan

Follow Us

Recommended Posts

Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru
Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru
Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana Terus Pantau Lokasi Banjir di Pangkep