Ini Alasan Kadis Perindag Jeneponto Berhentikan Kepala Pasar Karisa Turatea

Ini Alasan Kadis Perindag Jeneponto Berhentikan Kepala Pasar Karisa Turatea
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jeneponto, Drs Muh Jafar (Samsir).

INDONESIASATU.CO.ID - JENEPONTO, - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jeneponto, Drs Muh Jafar menyampaikan alasannya memberhentikan Kepala Pasar Tradisional Karisa Turatea, Syamsuddin BK.

Pertama kata Muh Jafar, tidak adanya komunikasi antara pimpinan dan bawahan, kedua, rendahnya tugas dan tanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan di lokasi selaku kepala pasar.

Dan ketidak aktifan lagi memberikan informasi dan laporan perkembangan pasar terkait dengan apa yang seharusnya mereka lakukan kepada pimpinan dan pada jam jam tertentu sering meninggalkan tugas.

"Ia, SK pemberhentiannya sudah terbit dan digantikan oleh Dg Sikki sebagai kepala Pasar Karisa yang sebelumnya staf di kantor, " ucap Muh Jafar kepada indonesiasatu.co.id Rabu (13/10/2020).

Alasan lainnya tambah Kadis, pengesahan tugas pokok yang dia tidak miliki, bebaskan data pedagang lama saja, relokasi sudah dilakukan. Namun, data pedagang lama belum ada yang dibagi-bagikan kepada orang yang membutuhkan.

"Artinya, selama ini dia tidak peduli dengan data pedagang dalam bentuk administrasi secara langsung, padahal itu yang bisa dipertanggungjawabkan, " ujarnya.

Menurutnya, kepala pasar karisa tidak pernah mengkonfirmasi terkait dengan relokasi pasar karisa. Jadi selama dilakukan relokasi tidak pernah ada komunikasi. "Padahal, saya pernah sampaikan apakah kau dinda menelphone saya atau ketika saya nelphone tolong diangkat, " demikian kata Muh Jafar.

Sebelumnya, Syamsuddin BK tidak tahu menahu alasan dirinya diberhantikan oleh Kadis Perindag. Justru ia heran tiba-tiba dicopot tanpa alasan yang mendasar.

"Makanya saya heran, kenapa saya tiba-tiba dicopot jadi kepala pasar oleh Pak Kadis. Padahal, selama kurang lebih beberapa bulan ini saya selalu sama-sama dengan pak Wakil Bupati bekerja, " kata Syamsuddin sesaat lalu.

Syamsuddin juga mengatakan, bahwa pemberhentiannya itu tidak rasio. Karena menurut dia, selama tiga bulan terakhir menjadi kepala pasar di Karisa semua tugas-tugas yang diamanatkan sudah dijalankan dengan baik.

"Padahal relokasi di pasar karisa saya siang malam mendampingi pak wakil, kenapa saya tiba-tiba dicopot. Na relokasi pasar juga belum rampung" tutupnya.


Penulis: Samsir
Editor: Cq

Kabupaten Jeneponto
Syamsir

Syamsir

Previous Article

Kadis Perindag Jeneponto Copot 3 Orang Kepala...

Next Article

Bupati Jeneponto Jadi Irup Hari Pramuka...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 2828

Registered: May 23, 2021

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 59

Postingan Tahun ini: 1787

Registered: May 25, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 40

Postingan Tahun ini: 701

Registered: Nov 23, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 78

Registered: Aug 19, 2021

Profle

Iswan Dukomalamo verified

Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi
Tingkatkan Herd Immunity, Ini Yang Dilakukan Dokpol Mabes  Polri di Kota Tidore Kepulauan

Follow Us

Recommended Posts

Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru
Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana Terus Pantau Lokasi Banjir di Pangkep
Barru Dikepung Banjir, Puluhan Warga Dusun Pallae Desa Lampoko Dievakuasi