Tuai Sorotan, Wakil Ketua I DPRD Jeneponto Angkat Bicara Terkait Lelang Bangunan Pasar Karisa Turatea

Tuai Sorotan, Wakil Ketua I DPRD Jeneponto Angkat Bicara Terkait Lelang Bangunan Pasar Karisa Turatea
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jeneponto, Irmawati Zainuddin, S.Sos.

JENEPONTO, - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto angkat bicara terkait pelelangan material pembongkaran bangunan Pasar Karisa Turatea Jeneponto, Sulawesi Selatan yang menuai sorotan dari berbagai pihak.

Di mana, pelelangan bangunan pasar tersebut disinyalir beberapa bahan materialnya yang tidak masuk dalam syarat-syarat kesepakatan perjanjian lelang diduga kuat diperjual belikan oleh oknum kelompok yang hanya menguntungkan diri sendiri dan merugikan daerah.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua I pada Komisi II DPRD Jeneponto, Irmawati Zainuddin mengatakan, sehubungan dengan itu pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan pihak terkait.

"Dan kami pihak DPRD telah melakukan rapat kerja dgn pihak pemerintah(BPKAD, INSPEKTORAT, KABAG HUKUM) dan sdh di konsultasikan ke pihak kantor pelelangan aset negara, " tulis Irma disalah satu Grup whatsApp pada Kamis (07/10/2021).

Irma menjelaskan, bahwa setelah dirinya konsultasi kepihak kantor pelelangan aset negara dikembalikan ke Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti.

"Ini kan masih dalam tahap penyelidikan jadi kita lihat dulu prosesnya. Kami sudah konsultasikan namun dikembalikan kepemerintah daerah, " jelas Irma kepada Indonesiasatu.co.id.

Meski demikian, Irma berjanji bahwa dirinya sebagai fungsi pengawasan tetap mengawal sejauh mana progres pemerintah untuk penyelesaian.

"Nanti kita lihat hasilnya seperti apa, kami akan tetap kawal, " tambahnya. 

Sesaat lalu, Kepala Bidang Aset, Badaintang, membeberkan bahwa syarat-syarat pelelangan yang disepakatinya sudah jelas. Yakni, pihak pemenang tender hanya melelang besi tua dan bangunan saja. Tidak termasuk vaping block, timbunan dan sisa-sisa bangunan.

Akan tetapi, turur Aset, pihak pemenang tender melakukan pengerukan dan mengambil tanahnya. Bahkan, mengambil timbunan dan vaping blok. 

Akibat dari adanya pengambilan timbunan sehingga Kabid Aset mempertegas bahwa itu sudah pelanggaran.

"Itu sudah melanggar dari lelang itu, " kata Badaintang sesaat lalu. 

"Yang dilelang itu cuma besi tuanya dengan sen-nya saja, " sambungnya.

Penulis: Syamsir

Editor: Cq

SULSEL JENEPONTO
Syamsir

Syamsir

Previous Article

Dugaan Pelanggaran Pemenang Lelang Pasar...

Next Article

Diskominfo Jeneponto Gelar Rapat Perubahan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 2828

Registered: May 23, 2021

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 59

Postingan Tahun ini: 1787

Registered: May 25, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 40

Postingan Tahun ini: 701

Registered: Nov 23, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 35

Postingan Tahun ini: 79

Registered: Aug 19, 2021

Profle

Iswan Dukomalamo verified

Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi
Bus Manggarai Indah Trayek Maumere-Ruteng Tertimpa Pohon di Boawae Lima Penumpang Dilarikan ke Puskesmas

Follow Us

Recommended Posts

Sekda Barru Tinjau Langsung Sejumlah Titik Bencana, Ini Harapannya !
Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru
Tim Siaga Bencana Tanete Rilau Bongkar 1 Rumah di Maralleng Desa Paopao
Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru